3 July 2009, 09:01
Bupati Tagore Abubakar:
Bener Meriah Kelebihan PNS
RDELONG - Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga honorer yang bekerja di lingkungan Pemkab Bener Meriah, dinilai melebihi dari tenaga yang dibutuhkan. Kelebihan jumlah PNS dan tenaga honorer itu, berdampak pada menurunnya kinerja para pegawai sehingga mengurangi pelayanan yang maksimal terhadap masayarakat.
Penilaian tersebut, disampaikan Bupati Bener Meriah, Ir H Tagore Abubakar, tiga hari lalu kepada sejumlah wartawan yang mengikuti acara konferensi pers, di Kantor Pemkab Bener Meriah. Dikatakan Bupati Tagore, meskipun Pemkab Bener Meriah, mengalami surplus PNS maupun tenaga honorer di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), namun kinerja mereka masih sangat mengecewakan. Hal itu terungkap ketika Bupati Bener Meriah, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab Bener Meriah, Mei lalu.
“Bahkan kelebihan itu akan berdampak negatif terhadap pegawai yang lainnya, karena sebagian bekerja, tapi lagi datang hanya duduk-duduk saja,” ungkap Tagore. Menurutnya, kelebihan pegawai di daerah itu dapat dilihat dari aktivitas PNS di masing-masing dinas, badan dan kantor. Banyak PNS Bener Meriah, ketika telah masuk kantor tidak mempunyai kegiatan apa-apa. Mereka datang, duduk dan pulang tanpa ada yang dikerjakan. Bahkan, banyak PNS Bener Meriah yang mengambil kredit dari bank hingga puluhan juta yang menyebabkan gaji yang mereka terima tidak mencukupi lagi untuk biaya kebutuhan sehari-hari, sehingga mereka harus mencari usaha sampingan dan menyebabkan kurangnya masuk kantor.
“Pegawai kita saat ini berlebihan, sehingga mereka banyak yang tidak ada pekerjaan di kantornya,” kata Tagore tanpa menyebut jumlah kelebihan pegawai itu. Bupati menambahkan, sehubungan rendahnya kinerja para PNS di Kabupaten Bener Meriah pihaknya akan melakukan perubahan secara perlahan-lahan. Untuk meningkatkan kinerja tersebut, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin, bila perlu untuk menduduki jabatan kepala dinas, badan dan kantor akan didatangkan dari luar daerah. “Semua akan kita upayakan untuk membangun Bener Meriah,” kata Tagore.
Di sisi lain, Bupati Tagore Abubakar menjelaskan, rendahnya kinerja pegawai Kabupaten Bener Meriah, kemungkinan disebabkan karena dalam waktu dekat, pihaknya akan mengganti jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), Drs Ishak MM dengan pejabat yang baru karena yang bersangkutan telah memasuki masa pensiun dan tidak diperpanjang lagi.(c31)
Penilaian tersebut, disampaikan Bupati Bener Meriah, Ir H Tagore Abubakar, tiga hari lalu kepada sejumlah wartawan yang mengikuti acara konferensi pers, di Kantor Pemkab Bener Meriah. Dikatakan Bupati Tagore, meskipun Pemkab Bener Meriah, mengalami surplus PNS maupun tenaga honorer di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), namun kinerja mereka masih sangat mengecewakan. Hal itu terungkap ketika Bupati Bener Meriah, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab Bener Meriah, Mei lalu.
“Bahkan kelebihan itu akan berdampak negatif terhadap pegawai yang lainnya, karena sebagian bekerja, tapi lagi datang hanya duduk-duduk saja,” ungkap Tagore. Menurutnya, kelebihan pegawai di daerah itu dapat dilihat dari aktivitas PNS di masing-masing dinas, badan dan kantor. Banyak PNS Bener Meriah, ketika telah masuk kantor tidak mempunyai kegiatan apa-apa. Mereka datang, duduk dan pulang tanpa ada yang dikerjakan. Bahkan, banyak PNS Bener Meriah yang mengambil kredit dari bank hingga puluhan juta yang menyebabkan gaji yang mereka terima tidak mencukupi lagi untuk biaya kebutuhan sehari-hari, sehingga mereka harus mencari usaha sampingan dan menyebabkan kurangnya masuk kantor.
“Pegawai kita saat ini berlebihan, sehingga mereka banyak yang tidak ada pekerjaan di kantornya,” kata Tagore tanpa menyebut jumlah kelebihan pegawai itu. Bupati menambahkan, sehubungan rendahnya kinerja para PNS di Kabupaten Bener Meriah pihaknya akan melakukan perubahan secara perlahan-lahan. Untuk meningkatkan kinerja tersebut, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin, bila perlu untuk menduduki jabatan kepala dinas, badan dan kantor akan didatangkan dari luar daerah. “Semua akan kita upayakan untuk membangun Bener Meriah,” kata Tagore.
Di sisi lain, Bupati Tagore Abubakar menjelaskan, rendahnya kinerja pegawai Kabupaten Bener Meriah, kemungkinan disebabkan karena dalam waktu dekat, pihaknya akan mengganti jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), Drs Ishak MM dengan pejabat yang baru karena yang bersangkutan telah memasuki masa pensiun dan tidak diperpanjang lagi.(c31)