Invalid Column.
3 July 2009, 08:59

Hotspot Meureudu; Hidup Segan Mati Melulu

MEUREUDU – Sejumlah pengguna jaringan internet gratis melalui jalur Hotspot Meureudu mengeluhkan kekuatan koneksi yang saban hari gagal digunakan alias hidup segan, mati melulu. Meski kondisi aktifasinya selalu hidup dengan kekuatan sinnal good, very good hingga excellent, namun tetap gagal digunakan.

“Di kabupaten Pidie Jaya, hotspot gratis sangat langka. Hanya ada satu-satunya milik pemerintah, yakni Hotspot Meureudu. Masalahnya, kondisi sinyalnya seperti hidup segan, mati melulu,” ujar seorang pengguna jaringan hotspot Meureudu kepada Serambi, Kamis (2/7). Menurut sejumlah pengguna dunia maya, pemerintah seharusnya bisa membantu memfasilitasi jaringat hotspot dengan kekuatan sinyal yang lumayan tinggi. Sebab, selain warung internet terbatas, menggunakan hotspot tentu akan lebih berhemat.

Informasi yang diterima Serambi, Hotspot Meureudu berpusat di Kantor Bappeda Pidie Jaya. Kelemahan sinyal sering terjadi akibat lemahnya kualitas koneksi transmisi visat antara Banda Aceh dan Meureudu. Apalagi, kekuatan sinyal yang disediakan untuk Hotspot hanya sebesar 16 kbps. Administrator Sistem pada Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Telematikan Provinsi Aceh, Hendri Darmawan saat dihubungi melalui selulernya mengatakan, pihaknya telah menyediakan kekuatan sinyal sebesar 256 kbps untuk tiap-tiap kabupaten/ kota. “Kekuatan 256 kbps itu dibagi-bagi lagi dengan jumlah pengguna yang ada. Solusinya, harus ditanyai langsung sama admin yang ada di pemkab setempat,” demikian ujar Hendri.(s)