2 July 2009, 14:50

HUT ke-63 Bhayangkara di Mapolda Aceh:

Polri Luncurkan Layanan SIM Online

Bernyanyi diiringi grup band Letto

Kapolda Aceh, Irjen Pol Adityawarman bersama sejumlah personel polisi dan brimob Polda Aceh bernyanyi diiringi grup band Letto pada perayaan HUT ke-63 Bhayangkara yang berlangsung di halaman Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu (1/7). SERAMBI/M ANSHAR

BANDA ACEH - Menindaklanjuti pelayanan serba cepat (Quick Wins) di bidang lalulintas (Lalin), polri meluncurkan program pelayanan SIM, BPKB, STNK, serta info kecelakaan lalulintas secara on-line. Pelayanan administrasi berbasis on-line melalui ATM BRI itu bekerjasama dengan pihak Bea Cukai, 17 ATPM, dan Jasa Raharja.

Hal itu disampaikan Kapolri Jend Pol Bambang Hendarso Danuri dalam amanat tertulis yang dibacakan Kapolda Aceh Irjen Pol Adityawarman, yang bertindak selaku inspektur upacara pada peringatan HUT ke-63 Bhayangkara, di halaman Mapolda Aceh, di Banda Aceh, Rabu (1/7) kemarin.

Upacara peringatan HUT ke-63 (1 Juli 1946-1 Juli 2009) Bhayangkara yang diikuti segenap pejabat dan personel polri di lingkungan Polda Aceh itu, turut dihadiri pula oleh Gubernur Irwandi Yusuf, Wagub Muhammad Nazar, Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin, dan sejumlah unsur muspida plus lainnya.

Menurut Kapolri, program pelayanan SIM, BPKB, STNK, serta info kecelakaan lalulintas secara on-line yang diluncurkan itu dimaksudkan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. “Dengan program ini pelayanan yang semakin cepat, murah, mudah, transparan, dan akuntabel dapat diwujudkan dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya dalam amanat tertulis yang dibacakan Kapolda Aceh itu.

Rangkaian kegiatan HUT ke-63 Bhayangkara di jajaran polda se-Indonesia, termasuk di Mapolda Aceh dilanjutkan putaran telekonference Presiden SBY dengan pengurus administrasi kendaraan di empat daerah yang baru diluncurkan program itu. Sebelumnya, usai meluncurkan program quick wins bidang lalu lintas di halaman Babinkam Gedung Mabes Polri, Jakarta. SBY diberi kesempatan menunjukkan contoh pengurusan SIM mengunakan ATM BRI.

Setelah menggesek ATM sesuai petunjuk pembawa acara Tantowi Yahya, dalam waktu sesaat dari mesin ATM itu keluar selembar kertas kecil tanda pemotongan pembayaran pengurusan administrasi SIM Rp 75.000. Tanda pembayaran tersebut ditunjukkan ke petugas samsat, dalam waktu tak sampai 10 menit pengurusan SIM pertama atau perpanjangan SIM selesai. Begitu juga dengan pengurusan administrasi BPKB dan STNK, namun pemotongan pembayarannya sesuai jenis kendaraan.

Selanjutnya, didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, SBY berbicara dengan pemohon SIM, STNK, dan BPKP di Satpas Colombo Polwiltabes Surabaya, Seksi BPKP Polda Metro Jaya, Samsat I Semarang, dan Satpas Daan Mogot, Tangerang. Saat telewicara, pengguna pelayanan administrasi lalu lintas melalui ATM itu mengaku fasilitas tersebut sangat mudah, aman dan nyaman.

Meski Samsat Polda Aceh, belum memiliki pelayanan seperti itu, secara khusus Gubernur Aceh Irwandi Yusuf diberi kesempatan dari Jakarta menunjukkan pengurusan SIM menggunakan ATM BRI. Didampingi, Kapolda, Wagub Aceh, serta pejabat teras Polda Aceh, Gubernur diajari petugas BRI di Mapolda Aceh.

Usai acara itu, Kapolda Aceh kepada wartawan mengatakan sesuai keterangan kapolri, pelayanan administrasi lalu lintas itu segera menyusul di daerah lain, termasuk Aceh. Menurutnya, saat ini pelayanan pengurusan BPKB di Samsat Banda Aceh siap dalam hitungan menit, walaupun bukan melalui ATM. Kemarin, peringatan HUT ke-63 Bhayangkara di Mapolda Aceh dilanjutkan penampilan band ibukota Letto. (sal)

Akses m.serambinews.com dimana saja melalui browser ponsel Anda.