Wed, Oct 7th 2009, 09:05

Ribuan Guru belum Terima Uang Kesejahteraan

* Rp 2 Juta/Guru/Tahun

IDI - Hingga sekarang dilaporkan ribuan guru di Aceh Timur belum menerima uang kesejahteraan guru atau disebut juga uang NAD sebesar Rp 2 juta per tahun untuk setiap guru berstatus PNS. Padahal sebelumnya, uang tersebut selalu diterima dalam bulan puasa. Para guru berharap uang yang sudah menjadi haknya itu segera dibayarkan oleh dinas terkait.

Sekjen LSM Aceh Peduli Pendidikan (APP-NAD) Yusnil Amri dalam keterangan tertulisnya kepada Serambi, Senin (5/10), mengatakan, biasanya uang kesejahteran guru itu diterima pada bulan Ramadan. “Tapi ini sudah habis Lebaran belum juga diterima. Kondisi ini terjadi di seluruh Aceh,” lapornya.

Menurut dia, keterlambatan pembayaran uang tersebut telah mengusik ketenangan para abdi negara, dan semakin menunjukkan kurang profesionalnya dinas terkait dalam bekerja. “Ini merupakan sebuah tindakan nyata telah menzalimi hak-hak guru. Seharusnya Dinas Pendidikan lebih peduli, cepat, dan tepat waktu dalam menyalurkannya serta harus lebih gigih dalam memperhatikan kesejahteraan para guru yang notabenya sebagai ujung tombak dalam menata pendidikan anak bangsa, jika ingin pendidikan anak bangsa lebih maju,” ungkapnya menambahkan.

Dijelaskan, uang tersebut memang tidak banyak, tapi sangat dibutuhkan setiap guru, apalagi guru yang berpangkat rendah yang hanya bergaji sedikit. Tentunya uang itu sangat diimpikan setahun sekali oleh setiap guru. “Karenanya, kita mendesak agar uang NAD dan insentif lainnya diberikan kepada guru tepat waktu dan transparan,” demikian Yusnil.(is)